Tampilkan postingan dengan label pelajaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pelajaran. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 April 2011

Fauvisme

Fauvisme adalah suatu aliran dalam seni lukis yang berumur cukup pendek menjelang dimulainya era seni rupa modern. Nama fauvisme berasal dari kata sindiran "fauve" (binatang liar) oleh Louis Vauxcelles saat mengomentari pameran Salon d'Automne dalam artikelnya untuk suplemen Gil Blas edisi 17 Oktober 1905, halaman 2.

Kepopuleran aliran ini dimulai dari Le Havre, Paris, hingga Bordeaux. Kematangan konsepnya dicapai pada tahun 1906.
Definisi

Fauvisme adalah aliran yang menghargai ekspresi dalam menangkap suasana yang hendak dilukis. Tidak seperti karya impresionisme, pelukis fauvis berpendapat bahwa harmoni warna yang tidak terpaut dengan kenyataan di alam justru akan lebih memperlihatkan hubungan pribadi seniman dengan alam tersebut.

Konsep dasar fauvisme bisa terlacak pertama kali pada 1888 dari komentar Paul Gauguin kepada Paul Sérusier:

    "How do you see these trees? They are yellow. So, put in yellow; this shadow, rather blue, paint it with pure ultramarine; these red leaves? Put in vermilion."

    "Bagaimana kau menginterpretasikan pepohonan itu? Kuning, karena itu tambahkan kuning. Lalu bayangannya terlihat agak biru, karena itu tambahkan ultramarine. Daun yang kemerahan? Tambahkan saja vermillion."

Segala hal yang berhubungan dengan pengamatan secara objektif dan realistis, seperti yang terjadi dalam lukisan naturalis, digantikan oleh pemahaman secara emosional dan imajinatif. Sebagai hasilnya warna dan konsep ruang akan terasa bernuansa puitis. Warna-warna yang dipakai jelas tidak lagi disesuaikan dengan warna di lapangan, tetapi mengikuti keinginan pribadi pelukis.

Penggunaan garis dalam fauvisme disederhanakan sehingga pemirsa lukisan bisa mendeteksi keberadaan garis yang jelas dan kuat. Akibatnya bentuk benda mudah dikenali tanpa harus mempertimbangkan banyak detail.

Pelukis fauvis menyerukan pemberontakan terhadap kemapanan seni lukis yang telah lama terbantu oleh objektivitas ilmu pengetahuan seperti yang terjadi dalam aliran impresionisme, meskipun ilmu-ilmu dari pelukis terdahulu yang mereka tentang tetap dipakai sebagai dasar dalam melukis. Hal ini terutama terjadi pada masa awal populernya aliran ini pada periode 1904 hingga 1907.
[sunting] Pengaruh

Pengaruh awal dari aliran ini mungkin sekali didapat dari rintisan yang dimulai oleh karya-karya Paul Cezanne, Gustave Moreau, Paul Gauguin, maupun Vincent van Gogh. Meskipun pelukis tersebut tidak melibatkan diri kepada gerakan fauvisme dan berbeda era dengan dimulainya aliran ini, namun karyanya menjadi acuan bagi pelukis muda yang nantinya akan menjadi pelukis fauvis.

Meskipun hanya berumur pendek, aliran fauvisme menjadi tonggak konsep seni rupa modern berikutnya.

Tokoh Fauvisme
    * Henri Matisse
    * André Derain
    * Georges Braque
    * Albert Marquet
    * Henri Manguin
    * Charles Camoin
    * Henri Evenepoel
    * Jean Puy
    * Maurice de Vlaminck
    * Raoul Dufy
    * Othon Friesz
    * Georges Roua



Movie Trailer - wach free movie

Senin, 22 November 2010

Kamis, 27 Mei 2010

adab perjalanan

berikut ini adalah adab-adab dalam perjalanan, untuk mengetahui adab-adabnya silahkan


Jumat, 21 Mei 2010

contoh makalah PLH

contoh tes b.ing

Minggu, 09 Mei 2010

soal matematika

B. Isilah titik-titik di bawah ini dengan benar !

1. Panjang rusuk suatu kubus 2 cm, maka panjang diagonal ruangnya adalah...............

2. Jarak titik H ke AC pada kubus ABCD.EFGH dengan rusuk 6 cm adalah....................

3. Diketahui sebuah limas beraturan segiempat T.ABCD dengan panjang rusuk alas 4 cm dan apotema ( garis tinggi segitiga/sisi tegak limas) adalah 6 cm. Tinggi limas adalah ..............................................

4. Panjang proyeksi garis AH terhadap bidang BDHF pada kubus ABCD.EFGH dengan rusuk alas 4 cm dan apotema 6 cm adalah..................................................................................................................

5. Tinngi limas beraturan segiempat T.ABCD dengan panjang rusuk alas 4 cm dan apotema 6 cm adalah

6. Luas bidang diagonal ruang dengan rusuk 6 cm pada suatu kubus adalah .....................

7. Jika di ketahui balok ABCD.EFGH dengan AB = 6 cm, BC = 4 cm, dan BF = 8 cm, maka jarak antara garis AB dan HG adalah ............................................................................................................

8. Limas beraturan T.ABCD dengan rusuk alas 4 cm dan rusuk tegaknya adalah 6 cm, maka besar sudut antara garis AB dengan bidang ACT adalah ...................................................................................

9. balok ABCD.EFGH dengan AB = 5 cm, BC = 4 cm, dan AE = 3 cm, maka besar sudut bidang alas ABCD adalah ....................................................................................................................................

10. Proyeksi garis AG pada bidang ADHE pada kubus ABCD.EFGH adalah..................

C. Kerajakan soal – soal di bawah ini dengan benar !

1. Sebuah lemari es berbentuk sebuah kubus yang volumenya 343 cm3. tentukan :

a. Panjang rusuk lemari es ;

b. Luas permukaan lemari es ;

Jawab :........................................................................................................................

....................................................................................................................................

2. Diketahui T.ABCD adalah limas segi empat beraturan, panjang alas 8 cm, panjang rusuk tegak 10 cm, Tentukan luas permukaan imas !

Jawab :...........................................................................................................................

.......................................................................................................................................

3. pada balok PQRS.TUVW, jika panjang diagonal ruang adalah 5 cm dan rusuk-rusuknya memiliki perbandingan panjang, lebar, dan tinggi balok adalah 4 : 2 : 3. Tentukan :

a. Besar rusuk – rusuk balok ;

b. Luas permukaan balok ;

Jawab :........................................................................................................................

....................................................................................................................................

4. Jika diketahui kubus ABCD.EFGH dengan rusuk 10 cm. Tentukan panjang proyeksi DE pada bidang BDFH !

Jawab :........................................................................................................................

....................................................................................................................................

5. Pada limas segi empat beraturan T.ABCD yang semua rusuknya sama panjang, tentukan sudut antara TA dan bidang ABCD !

Jawab :...........................................................................................................................

.......................................................................................................................................

Selasa, 20 April 2010

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls